4 Aksesori Mobil ini Wajib Anda Waspadai Demi Keamanan Diri dan Orang Lain

Aksesori Mobil Demi Keamanan

Pada umumnya para pemilik mobil senang untuk menambahkan beragam aksesori baik eksterior maupun interior yang berasal dari pabrikan ataupun aftermarket. Mereka menganggap dengan adanya tambahan aksesori hal itu tampilan mobil akan terlihat lebih cantik sehingga berbeda dari mobil lainnnya.

Namun ternyata, penggunaan aksesori ini pada dasarnya tidak boleh sembarangan dipasang/digunakan.

Tentu saja bukan tanpa alasan aksesori tersebut tak boleh dipasang asal-asalan. Sebab jika hal itu dilakukan bukan tidak mungkin justru dapat membahayakan kegiatan berkendara. Karena pada dasarnya, setiap pabrikan mobil sudah memiliki standar sistem keamanan masing-masing bagi kendaraannya. Berikut ini adalah beberapa contoh aksesoris mobil yang sebaiknya Anda perhatikan dalam penggunaannya:

1. Kaca Film

Penggunaan kaca film memang dibutuhkan demi kenyamanan dan juga privasi pengendara. Namun ternyata, kaca film masuk ke dalam daftar aksesori yang cukup berbahaya. Tapi perlu dicatat juga, kaca film ini akan berbahaya jika penggunaannya yang berlebihan. Sebagian orang memang memilih menggunakan kaca film yang terlalu tebal, padahal hal itu cukup berbahaya karena bisa membuat pengelihatan Anda pada sekitar mobil berkurang.

Meski begitu, penggunaan kaca film dinilai tetap perlu. Pasalnya, jika kabin mobil terlalu terlihat, akan mengundang banyak tindak kejahatan. Karena itulah, ketebalan kaca film sangat perlu untuk Anda perhatikan dengan baik.

2. Lampu HID

Demi tampilan yang memukau, beberapa pecinta otomotif juga mengubah lampu bawaan mobilnya dengan jenis lampu HID. Lampu ini memang mampu memberikan tampilan berbeda dari sebuah mobil, namun sayangnya lampu ini justru berbahaya. Pasalnya, terangnya lampu HID yang memberikan efek terang berwarna putih justru bisa membuat kendaraan di depan Anda terlalu silau sehingga akan mengganggu pengelihatan kendaraan lain.

3. Hiasan Kabin

Untuk meramaikan atau hanya sekadar menghiasi kabin mobil, sebagian orang memilih menaruh berbagai barang kesukaannya seperti pajangan atau bahkan beberapa jenis boneka. Hal tersebut sebenarnya tidak salah, namun akan berbahaya jika berlebihan. Karena itu jika Anda termasuk orang yang menaruh berbagai barang dalam kabin, usahakan agar barang tersebut tidak menghalangi pandangan Anda.

4. TV Dashboard

Memasang TV pada mobil saat ini sudah banyak dilakukan oleh pemilik mobil. Dengan alasan untuk hiburan, mereka pun rela mengeluarkan kocek lebih untuk memasangnya.

Jika Anda merencanakan untuk memasangnya, sebaiknya hindari pemasangan di daerah dashboardmobil. Alasannya, fokus pengemudi tidak akan teralihkan dengan televisi sehingga membahayakan pengendara.

Cara Pilih Asuransi Mobil Agar Tidak Terjebak Rayuan

Tidak sedikit para pengguna mobil di Indonesia menganggap remeh tentang kepemilikan asuransi mobil. Padahal, asuransi bisa memberikan perlindungan lebih kepada para pemilik mobil.

Dengan anda memiliki asuransi mobil, maka risiko-risiko yang tertimpa dapat diminimalisir jika terjadi masalah pada mobil.

Menurut Julian Noor, Chief Executive Officer dari Adira Insurance, jika ingin memilih asuransi, hal yang paling utama harus Anda perhatikan adalah kemudahan saat akan mengajukan aplikasi maupun klaim.

“Keselamatan berkendara merupakan hal yang cukup krusial, sangat penting untuk melindungi diri, mobil dan finansial Anda dengan memliki asuransi mobil. Faktanya, asuransi dapat memberikan jaminan riil yang akan melindungi mobil dan diri Anda dari berbagai risiko yang ada,” ucap Julian dalam keterangan resminya, Selasa (16/1/2018).

Tidak hanya itu, dia juga memberikan beberapa tips juga untuk Anda memilih asuransi mobil yang tepat. Nah jika mau tau apa saja tipsnya, berikut ulasanya:

1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Sebelum memilih jenis asuransi mobil ada baiknya disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Biasanya asuransi mobil memiliki dua macam seperti asuransi all risk dan asuransi total loss only (TLO).

Asuransi all risk dapat memberikan jaminan ganti rugi atau biaya perbaikan atas kehilangan ataupun kerusakan sebagian maupun keseluruhan pada kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh benturan, tabrakan, terbalik, tergelincir, perbuatan jahat, terperosok, perbuatan jahat, kebakaran, pencurian, ataupun kecelakaan lalu lintas lainnya.

Sedangkan untuk asuransi Total Loss Only (TLO) akan diberikan jaminan ganti rugi atas kehilangan atau kerusakan total pada kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh mobil kebakaran, mobil mengalami kecelakaan seperti mobil tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, atau kecelakaan lalu lintas lainnya. (Usia kendaraan maksimal 15 tahun)

2. Gunakan perusahaan terpercaya

Agar calon pelanggan merasa aman terhadap perusahaan asuransi yang dipilih, ada baiknya perusahaan tersebut memang sudah diakui oleh lembaga tertentu. Lembaga yang mengontrol dan mengawasi industri jasa keuangan di Indonesia adalah OJK (Otoritas Jasa Keungan).

3. Kejelasan dari isi polis

Polis yang baik adalah yang menjelaskan secara terperinci hal-hal apa saja yang di-cover, tidak di-cover hingga menjadi perluasan. Tidak hanya dijelaskan dalam polis, tapi pelanggan juga harus mendapatkan informasi secara jelas dari perusahaan asuransi yang dipilih. Jangan sampai saat pelanggan mengajukan klaim namun ditolak oleh perusahaan asuransi karena alasan tidak ter-cover.

4. Proses klaim yang mudah

Saat pelanggan mengajukan klaim pastikan perusahaan asuransi yang dipilih memberikan banyak kemudahan. Salah satu kemudahan yang dapat dirasakan pelanggan di era zaman now jika sudah terintegrasi dengan teknologi.

Pelanggan dapat melakukan klaim via aplikasi dengan hanya mengisi laporan kronologis kejadian kerusakan, melakukan foto kerusakan mobil, isi data pribadi dan memilih waktu kendaraan pelanggan untuk masuk bengkel.

5. Jaringan bengkel yang tersebar

Pastikan perusahaan asuransi yang Anda pilih memiliki jaringan bengkel yang luas serta berkualitas. Jaringan bengkel rekanan yang luas akan memberi Anda kemudahan untuk menentukan bengkel mobil terbaik untuk memperbaiki mobil Anda. Tidak hanya itu, lebih baiknya lagi, perusahaan asuransi yang memiliki bengkel rekanan yang sudah terstandarisasi. Sehingga bengkel tersebut sudah dipastikan akan memberikan pelayanan terbaik untuk Anda.

6. Tersedianya layanan konsumen 24 jam

Pastikan asuransi yang Anda pilih menyediakan layanan konsumen atau contact center 24 jam. Kapanpun Anda mengalami musibah seperti kecelakaan, layanan konsumen akan siap membantu Anda. Dan pastikan juga fasilitas yang diberikan sesuai dengan kebutuhan Anda.

7. Jangan tergiur dengan harga premi murah

Saat ini OJK telah melakukan standarisasi harga premi terhadap perusahaan asuransi yang terdaftar. Jadi jangan tergiur dengan harga premi yang murah. Teliti dulu apakah dengan harga premi yang murah akan berpengaruh saat pengajuan klaim. Jangan sampai hal ini akan berpengaruh buruk untuk keuangan Anda.